
jumprit si pelayan
suatu hari..Ki Goro masuk restoran mewah dan memesan lengkap.
Teh datang, tapi Ki Goro kaget melihat jempol kanan si pelayan masuk ke tehnya.
Membatin Ki Goro, "Wah gila, tapi nggak sengaja kali...."
Dengan tenang diseruput tehnya, tiga menit kemudian sup jamurnya diantar, astaga jempolnya juga masuk!
Walau sudah kesal, tapi ini kan restoran mewah jadi nggak bisa marah sembarangan
seperti di warteg langganannya.
"Sabar...sabar..." dalam hati si Ki Goro.Habis sup diangkat mangkoknya, datanglah spaghetti.
"Brengsek...! jempolnya masuk juga. Wah, ini sudah kelewatan..."
Tapi karena lapar, ditahannya amarahnya dengan niat nanti mau memanggil manager
restoran...
Dilahaplah spaghetti dan matanya mulai mencari sang manager.
Habis spaghetti, dinantikannya bandrek dan..." Sialan ini pelayan. Jempolnya
ikut juga masuk ke bandrek hangat."
Naik pitam si Ki Goro teriak keras "Eh, manager sini!"
Tergopoh-gopoh si manager datang. "Ada apa Pak ?"
Ki Goro sengit, "Itu anak buahmu edan. Masa jempol tangan kanannya masuk ke
semua makanan dan minuman yang kupesan ?!"
Dengan terkejut si manager bertanya, "Ah masa pak? Jumprit sini kamu, apa benar
jempolmu kamu masukkan ke pesanan tamu?"
Jumprit menjawab, "Ya, Pak!"....Marahlah si manager...
"Edan kamu..!!, kenapa begitu? Kan kamu sudah diajari nggak boleh!"
....Ki Goro senang karena diperhatikan,...pikirnya dalam hati
"Wah alamat makan gratis nih."...
Jumprit menjawab, "Jempol saya keseleo pak, kata dokter mesti dihangatkan terus,
makanan kan hangat, jadi saya taruh saja di situ."
Mendengar itu, marahlah Ki Goro, "Kurang ajar kamu , mau hangat ya? Kalau mau hangat saya ajari, selipin tuh jempolmu ke ketek-mu yg bau busuk..!!,hangatkan di
situ..!!!"
Jumprit yang tampangnya lugu ini menjawab tenang, "Iya pak..., saya tahu, kalau
lagi menunggu makanan di dapur, biasanya saya selipin juga jempol saya di situ dulu..."
ki Goro:" "..........THE END.........
Teh datang, tapi Ki Goro kaget melihat jempol kanan si pelayan masuk ke tehnya.
Membatin Ki Goro, "Wah gila, tapi nggak sengaja kali...."
Dengan tenang diseruput tehnya, tiga menit kemudian sup jamurnya diantar, astaga jempolnya juga masuk!
Walau sudah kesal, tapi ini kan restoran mewah jadi nggak bisa marah sembarangan
seperti di warteg langganannya.
"Sabar...sabar..." dalam hati si Ki Goro.Habis sup diangkat mangkoknya, datanglah spaghetti.
"Brengsek...! jempolnya masuk juga. Wah, ini sudah kelewatan..."
Tapi karena lapar, ditahannya amarahnya dengan niat nanti mau memanggil manager
restoran...
Dilahaplah spaghetti dan matanya mulai mencari sang manager.
Habis spaghetti, dinantikannya bandrek dan..." Sialan ini pelayan. Jempolnya
ikut juga masuk ke bandrek hangat."
Naik pitam si Ki Goro teriak keras "Eh, manager sini!"
Tergopoh-gopoh si manager datang. "Ada apa Pak ?"
Ki Goro sengit, "Itu anak buahmu edan. Masa jempol tangan kanannya masuk ke
semua makanan dan minuman yang kupesan ?!"
Dengan terkejut si manager bertanya, "Ah masa pak? Jumprit sini kamu, apa benar
jempolmu kamu masukkan ke pesanan tamu?"
Jumprit menjawab, "Ya, Pak!"....Marahlah si manager...
"Edan kamu..!!, kenapa begitu? Kan kamu sudah diajari nggak boleh!"
....Ki Goro senang karena diperhatikan,...pikirnya dalam hati
"Wah alamat makan gratis nih."...
Jumprit menjawab, "Jempol saya keseleo pak, kata dokter mesti dihangatkan terus,
makanan kan hangat, jadi saya taruh saja di situ."
Mendengar itu, marahlah Ki Goro, "Kurang ajar kamu , mau hangat ya? Kalau mau hangat saya ajari, selipin tuh jempolmu ke ketek-mu yg bau busuk..!!,hangatkan di
situ..!!!"
Jumprit yang tampangnya lugu ini menjawab tenang, "Iya pak..., saya tahu, kalau
lagi menunggu makanan di dapur, biasanya saya selipin juga jempol saya di situ dulu..."
ki Goro:" "..........THE END.........

Pas di hari minggu si Rina tetangganya Dargombez disuruh ibunya manjat kelapa buat kolak, hal itu biasa maklum dia anak tomboy
Ibunya berkata :
‘Rin, ambilkan kelapa buat kolak’
‘Iya, Bu. Habis ini’
Tidak lama Rina sudah manjat pohon kelapa dan menjatuhkannya satu per satu(blak bluk). Suaranya mengagetkan pemuda-pemuda yang ada di bawahnya. Terus para pemuda tadi mendekat sambil melongok ke atas. Lalu Rina menawari mereka
‘Mau kelapa atau degan(kelapa muda) ?’
Para pemuda tidak jawab, malah bengong sambil tetap melongok ke atas
Si Rina bingung lalu masuk Tanya ibunya
‘Bu, tadi para pemuda kan di bawahku. Tak tawarin kelapa gak mau. Degan gak mau. Malah tetap melongo sambil menghadap ke atas’
‘Dasar bocah gemblung. Mereka itu mau ngintip CDmu nduk-nduk’jawab ibunya
Sambil sumringah dan tanpa rasa bersalah Rina ngomong sama ibunya
‘Oalah, selamet kalo gitu bu. Wong, aku tadi lupa gak pakek CD’
Ibunya: @*!?**$^
Ibunya berkata :
‘Rin, ambilkan kelapa buat kolak’
‘Iya, Bu. Habis ini’
Tidak lama Rina sudah manjat pohon kelapa dan menjatuhkannya satu per satu(blak bluk). Suaranya mengagetkan pemuda-pemuda yang ada di bawahnya. Terus para pemuda tadi mendekat sambil melongok ke atas. Lalu Rina menawari mereka
‘Mau kelapa atau degan(kelapa muda) ?’
Para pemuda tidak jawab, malah bengong sambil tetap melongok ke atas
Si Rina bingung lalu masuk Tanya ibunya
‘Bu, tadi para pemuda kan di bawahku. Tak tawarin kelapa gak mau. Degan gak mau. Malah tetap melongo sambil menghadap ke atas’
‘Dasar bocah gemblung. Mereka itu mau ngintip CDmu nduk-nduk’jawab ibunya
Sambil sumringah dan tanpa rasa bersalah Rina ngomong sama ibunya
‘Oalah, selamet kalo gitu bu. Wong, aku tadi lupa gak pakek CD’
Ibunya: @*!?**$^

Nama terpanjang di sekolah
Bu guru memeriksa daftar nama
murid2 baru kelas 3 SD dan merasa
agak aneh pãda; saat membaca
nama seorang muridnya, yaitu "W.
TAUFIK WWW".
Kemudian bu guru menanyakan hal
tsb.
Bu guru : "Bu guru ingin tahu dari
kalian yang namanya W. TAUFIK
WWW yang mana ya?".
Taufik : "Saya bu guru..." (Taufik
menjawab & berdiri).
Bu guru : "Taufik, ibu ingin tahu
nama panjang kamu siapa?".
Taufik : "Maaf bu, panjang sekali..".
Bu guru : "Nggâk apa2 Taufik, bilang
aja..".
Taufik : "Baik bu guru, nama lengkap
saya... Wabillahi TAUFIK-wal hidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh...".
Bu guru langsung menarik nafas
panjang.......
Setelah dari kelas 3, bu guru
kemudian masuk ke kelas 1 SD dan
memeriksa daftar nama murid2 baru.
Mata bu guru tertuju pada 1 nama
yan(g unik yaitu "BKBKBDB DIAN".
Kemudian bu guru menanyakan
siapa murid yan(g mempunyai nama
tersebut. Berdirilah seorang murid
dan menjawab "saya DIAN bu
guru...".
Seketika bu guru menatap tajam
paras muka murid itu yg mirip
Taufik.
Bu guru : "Dian punya kakak di
sekolah ini?".
Dian : "Punya bu guru, TAUFIK
namanya. Kakak saya kelas 3."
Bu guru : "ibu ingin menanyakan
nama panjang Dian siapa ya?".
Dian : "Baik bu guru, nama panjang
saya adalah... Ber-rakit2 Ke hulu Ber-
renang2 Ke tepian, Ber-sakit2
Dahulu Ber-senang kemuDIAN"
murid2 baru kelas 3 SD dan merasa
agak aneh pãda; saat membaca
nama seorang muridnya, yaitu "W.
TAUFIK WWW".
Kemudian bu guru menanyakan hal
tsb.
Bu guru : "Bu guru ingin tahu dari
kalian yang namanya W. TAUFIK
WWW yang mana ya?".
Taufik : "Saya bu guru..." (Taufik
menjawab & berdiri).
Bu guru : "Taufik, ibu ingin tahu
nama panjang kamu siapa?".
Taufik : "Maaf bu, panjang sekali..".
Bu guru : "Nggâk apa2 Taufik, bilang
aja..".
Taufik : "Baik bu guru, nama lengkap
saya... Wabillahi TAUFIK-wal hidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh...".
Bu guru langsung menarik nafas
panjang.......
Setelah dari kelas 3, bu guru
kemudian masuk ke kelas 1 SD dan
memeriksa daftar nama murid2 baru.
Mata bu guru tertuju pada 1 nama
yan(g unik yaitu "BKBKBDB DIAN".
Kemudian bu guru menanyakan
siapa murid yan(g mempunyai nama
tersebut. Berdirilah seorang murid
dan menjawab "saya DIAN bu
guru...".
Seketika bu guru menatap tajam
paras muka murid itu yg mirip
Taufik.
Bu guru : "Dian punya kakak di
sekolah ini?".
Dian : "Punya bu guru, TAUFIK
namanya. Kakak saya kelas 3."
Bu guru : "ibu ingin menanyakan
nama panjang Dian siapa ya?".
Dian : "Baik bu guru, nama panjang
saya adalah... Ber-rakit2 Ke hulu Ber-
renang2 Ke tepian, Ber-sakit2
Dahulu Ber-senang kemuDIAN"








0 komentar:
Posting Komentar